ADD THE SLIDER CODE HERE

Kamis, 02 Januari 2020

Siswa SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo Sabet Medali Perunggu Kelas F Putra dalam UMS CUP

Turnamen bela diri tapak suci antarpelajar se-Jawa Tengah kembali digelar oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tanggal 30 Desember 2019 s/d 3 Januari 2020 di GOR UMS. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar baik SMP maupun SMA yang berasal dari dari seluruh Jawa Tengah. Para pelajar tersebut datang ke UMS mewakili  kota atau kabupatennya masing-masing. Selain dari Jawa Tengah, ada dua pimda yang diundang secara khusus  yaitu pimda Yogyakarta dan Nabire Papua.

Ketua panitia, Alfin Faiz Alfarizi mengatakan, turnamen ini sebagai sarana silahturami sekaligus pencarian bibit unggul tapak suci khususnya di Jawa Tengah. Rektor UMS Bapak Prof. Dr. Sofyan Anif, M. Si.  juga mengatakan diadakannya turnamen ini untuk mencari kader –kader tapak suci yang nantinya diproyeksikan untuk menjuarai kejuaraan baik nasional maupun internasional. 

Dalam kejuaraan ini, SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo mengirimkan wakilnya yaitu Alan Maulana Adi Trisnanto yang sekarang duduk di kelas XII Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dan Alhamdulilah memperoleh  medali perunggu. Kepala SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo, Bapak Weni Sucipto, S.Pd  bersyukur kembali atas prestasi yang berturut-turut diperoleh tim tapak suci. Beliau berpesan agar anak-anak lebih giat lagi dalam berlatih untuk memperoleh banyak prestasi yang membanggakan.


Sabtu, 28 Desember 2019

Prakerin Tingkatkan Kompetensi dan Karakter Siswa SMK

Mulai tanggal 18 Desember 2019 kemarin sampai dengan tanggal 29 Februari 2019 nanti, siswa- siswi SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo baik jurusan multimedia maupun teknik sepeda motor melaksanakan prakerin di beberapa perusahaan.

Prakterin (Praktik Kerja Industri)  adalah kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industrI yang relevan dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya. Tujuan prakerin bagi siswa diantaranya mengimplementasikan dan mengembangkan materi serta ketrampilan yang selama ini didapatkan di sekolah,  melatih siswa untuk berkomunikasi secara professional di dunia kerja yang sebenarnya, membentuk etos kerja yang baik sehingga ke depannya menjadi lulusan berkualitas.

Perusahaan –perusahaan yang menjadi mitra dengan SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo untuk prakerin di antaranya Bubble digital printing, Vista, Depot Digital, Frans digital printing yang berada di Kudus.  Untuk area Pati ada Polaris dan percetakan Remaja. Di Kayen kami bermitra dengan Puritama dan EL Rahma. Untuk area selatan ada Purwa aksara yang juga sudah lama bekerja sama dengan kami. Jurusan teknik bisnis sepeda motorpun sama.  Kami  tempatkan anak-anak untuk prakerin di beberapa bengkel besar seperti Yamaha dan ahas. Semoga dapat memberi pengalaman berharga bagi mereka.







Jumat, 27 Desember 2019

Atlet Tapak Suci SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo Raih Juara 1 di Kelas F Putra

Tapak suci SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo terus mendulang prestasi. Setelah sebelumnya Kesya Faradila berhasil memperoleh medali perak dalam POPDA Pencak Silat kabupaten Pati Tahun 2019. Kini giliran atlet Tapak Suci SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo yakni Alan Maulana Adi Trisnanto memperoleh medali emas di kelas F Putra dalam kejuaraan Pencak Silat UMKU (Universitas Muhammadiyah Kudus) Championship 1 yang di adakan di Auditorium UMKU Tanggal 23-26 Desember 2019.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo, Bapak Weni Sucipto, S. Pd mengaku bersyukur dan mengapresiasi prestasi tersebut. Menurut beliau, apa yang diraih oleh anak didiknya tersebut merupakan sebuah capaian prestasi yang membanggakan. “Alhamdulilah, selamat untuk tim tapak suci SMK Muhammadiyah 3 Sukolilo. Dengan keberhasilannya tentu saja dapat mengharumkan nama sekolah, Semoga mampu terus berprestasi.” Tutupnya.

Minggu, 09 Februari 2014

Baksos Guru untuk Korban Banjir

Setelah kepala sekolah, guru, dan para siswa membantu korban banjir di desa Kasiyan dengan menyiapkan dan membagikan 300 nasi bungkus, untuk kedua kalinya para guru menyisihkan sebagian rezekinya guna meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah banjir. Dana yang terkumpul kemudian dibelanjakan kebutuhan pokok. Hari Minggu, 2 Februari 2014 para guru melihat secara langsung air yang menggenangi rumah-rumah para penduduk dan bersosialisasi dengan penduduk yang mengungsi serta menyerahkan bantuan yang telah disiapkan.

Desa Kasiyan, kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati ini memang salah satu desa yang menjadi langganan banjir. Pada hari pertama, ketinggian banjir mencapai atap rumah. Uniknya, ketika banjir tiba, desa ini justru menjadi ramai karena banyak penduduk warga lain yang memancing ikan dan sebagian lagi menjadikannya sebagai tempat wisata bencana. Mereka berfoto dengan background pemandangan banjir yang sudah seperti lautan.

Meskipun sudah sering mengalami banjir, ada baiknya seluruh warga yang terkena banjir segera introspeksi diri. Menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat atau di sungai serta memperbaiki segala sesuatunya yang dianggap menjadi penyebab banjir merupakan salah satu solusi agar banjir tidak menjadi langganan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More